Apa Itu PTSD? Mengenal Gangguan Mental Pasca Trauma
PTSD atau Post-Traumatic Stress Disorder didefinisikan oleh American Psychiatric Association (DSM 5) sebagai gangguan mental yang muncul setelah seseorang terpapar kejadian menakutkan. Kejadian traumatik ini bisa berupa kematian, kecelakaan, atau kekerasan seksual, baik dialami secara langsung, menjadi saksi, maupun sekadar mendengar kejadian tersebut dari orang terdekat.
Setiap individu dituntut untuk beradaptasi dengan perubahan, namun bagi sebagian orang, hal ini dapat memicu kecemasan berlebihan, stres, dan kesulitan untuk rileks.
Ciri-Ciri Individu yang Mengalami PTSD
Gejala PTSD tidak hanya muncul di pikiran, tetapi juga memengaruhi fisik dan perilaku. Berikut adalah ciri-cirinya:
- Gejala Mental: Mengalami kecemasan, sulit berkonsentrasi, mimpi buruk, mudah marah, hingga rasa ketakutan yang intens.
- Gangguan Emosional: Muncul kecenderungan mengisolasi diri, mudah sedih, merasa mati rasa, atau rasa bersalah yang terus-menerus.
- Gangguan Fisik: Kelelahan kronis, sakit kepala, jantung berdebar cepat, hingga tremor berlebihan pada bagian tubuh tertentu.
- Gangguan Perilaku: Menghindari sumber masalah (pemicu), perubahan nafsu makan, dan kesulitan dalam menjalani aktivitas harian.
Kriteria Diagnosis Menurut DSM 5 dan Ahli
Berdasarkan Kinchin (2007) dan DSM 5, diagnosis PTSD dapat ditegakkan jika memenuhi kriteria berikut:
- Mengalami peristiwa penuh tekanan atau stres kehidupan yang luar biasa.
- Teringat terus-menerus akan kenangan yang jelas atau mimpi buruk yang berulang.
- Menunjukkan penghindaran terhadap keadaan yang sebenarnya disukai.
- Menurunnya kemampuan mengingat aspek penting dari kejadian tersebut.
- Gejala terjadi dalam kurun waktu 6 bulan setelah kejadian traumatik atau setelah peristiwa stres berakhir.
Langkah Penanganan PTSD
Jika Anda atau orang terdekat mengalami gejala di atas, sangat disarankan untuk melakukan kombinasi pengobatan:
- Farmakoterapi: Konsultasi dengan psikiater untuk bantuan medis.
- Psikoterapi: Konsultasi dengan psikolog untuk pemulihan mental.
